menu

Jeruk dekopon, si manis tanpa biji asal Jepang

Jeruk dkopon
Foto: Wikimedia

Warnanya jingga menyala, rasanya manis asam, buahnya tidak berbiji, ukurannya lumayan jumbo bisa mencapai 1 kg per buah. Di negara asalnya dikenal dengan nama jeruk dekopon, walaupun sebenarnya nama ini adalah sebuah merek dagang untuk menyebut jeruk asal Kumamoto. Namun sudah kadung terkenal sebagai nama generik bagi jeruk ini.

Jeruk dekopon memiliki ciri khas pangkal buah yang menyembul seperti buah pir. Buah ini dikembangkan pertama kali di Jepang sekitar tahun 1972. Jeruk dekopon merupakan silangan dari jeruk ponkan dan kiyomi. Jeruk ini menjadi populer karena bentuk dan rasanya. Di Jepang sendiri harganya lumayan tinggi, bila dirupiahkan bisa mencapai Rp. 90 ribu per buah.

Jeruk dekopon telah diekspor ke mana-mana. Bahkan saat ini beberapa negara berhasil membudidayakan tanaman ini. Di Brasil jeruk ini bernama kinsei, di Korea Selatan dikenal dengan nama halabong, dan di Amerika Serikat disebut sumo. Di Indonesia sendiri jeruk ini dikenal dengan nama dekopon.

Di Indonesia, jeruk dekopon baru dikembangkan tahun 2014 lalu. Saat ini petani jeruk di Desa Lebak Muncang, Ciwidey, Bandung, sudah ada yang bisa memanennya. Produktivitasnya pun lumayan, dalam satu pohon bisa dihasilkan 15-25 kg dalam satu musim panen. Petani menyukai jeruk ini karena hamanya belum banyak, buahnya besar-besar dan harganya pun di atas jenis jeruk biasa.

Para petani tertarik dengan varitas jeruk baru ini. Budidayanya relatif mudah dan gangguan hamanya belum banyak. Jeruk dekopon menyukai suhu yang sejuk jadi lebih cocok ditanam di daerah dataran tinggi. Tidak seperti di negeri asalnya, yang berwarna oranye terang, jeruk dekopon asal Bandung ini berwarna lebih kuning dengan bagian pangkal berwarna hijau.



INFO PRAKTIS

  1. Cara pembenihan ikan nila

    Dilihat 52,351 kali

  2. Kandungan dan manfaat daun salam yang tersembunyi

    Dilihat 3,648 kali

  3. Memulai usaha pertanian organik

    Dilihat 16,958 kali

  4. Manfaat buah tomat bagi kesehatan

    Dilihat 2,252 kali

  5. Proses pengolahan biji kopi

    Dilihat 42,025 kali

  6. Kenali manfaat kacang merah bagi kesehatan

    Dilihat 3,208 kali

  7. Kandungan nutrisi dan manfaat buah alpukat

    Dilihat 18,832 kali

  8. Jenis-jenis kelinci budidaya

    Dilihat 15,689 kali

  9. Kopi robusta, mengenal jenis dan karakteristiknya

    Dilihat 14,695 kali

  10. Panduan teknis budidaya ikan koi

    Dilihat 26,794 kali